Wirausaha ? Mungkin sudah saatnya
Melihat televise kadang memberikan suatu informasi dan suatu inspirasi. Sama halnya yang saya dapatkan kemarin pada acara Oprah’s Show di Metro TV, salah satu acara yang tidak saya lewatkan kecuali ada kesibukan lain. Kebetulan tema pada acara talkshow adalah bagaimana seorang wanita rumah tangga biasa menjadi seorang miliuner.
Contoh pertama, seorang ibu rumah tangga yang menjadi seorang tukang manikur. Ia mengamati bahwa untuk perawatan manikur dibutuhkan waktu yang lama, suatu hal yang kurang disukai ibu rumah tangga. Maka ia pun menciptakan suatu peralatan/ramuan manikur yang bisa digunakan hanya dalam waktu kurang dari satu menit. Dan ia pun akhirnya memasarkan manikur buatannya sehingga menjadi pemilik dari suatu perusahaan dengan penghasilan 20 juta dollar US per tahunnya. Satu hal yang membuat saya kagum, bahwa dengan kekayaan yang dimilikinya itu ia tetap hidup sederhana layaknya ibu rumah tangga biasa. Banyaknya uang tidak membuatnya berganti kepribadian seperti kebanyakan orang.
Narasumber kedua adalah seorang guru TK. Ia mengamati bahwa banyak anak-anak kecil yang sering sakit flu karena kebiasaan mainnya. Oleh karenanya ia membuat ramuan herbal dan meracik obat flu yang sangat terkenal di Amerika yaitu Air Bonne. Rumahnya dijadikan sebagai industri rumah tangga untuk membuat obat dalam bentuk tablet yang larut dalam air tersebut. Yang hebat yaitu hanya dengan lima orang karyawan saja ia sanggup mendapat pemasukan sampai 21 juta dollar US setiap tahunnya. Pekerjaan sebagai guru TK masih tetap dijalaninya dan ia tetap hidup sederhana layaknya seorang guru. " Saya hidup biasa saja, keuangan saya kontrol dengan ketat karena kebiasaan saya sebagai seorang guru mengajarkan demikian. Namun saya sekarang tidak memikirkan uang lagi saat mengajar anak-anak, saya lakukan itu karena saya suka anak-anak ", begitu katanya.
Narasumber ketiga seorang ibu rumah tangga yang bahkan lebih hebat lagi yaitu pemilik dari perusahaan bernilai 500 juta dollar US. Ia menjalankan usaha pakaian yang idenya didapatkan saat ibu itu hamil. Ia mengamati bahwa tidak tersedia pakaian dengan model yang cukup bagus untuk ibu-ibu yang sedang hamil. Berawal dari itu ia mengembangkan model pakaian untuk ibu hamil yang tetapmodis dan enak dikenakan oleh ibu hamil saat bekerja. Dua produknya yang terkenal,salah satunya dengan nama " Mimy Maternity " banyak dikenakan dan disukai oleh banyak kalangan dari ibu rumah tangga sampai artis. Karena selain modelnya bagus, harganya juga terjangkau.
Satu hal yang saya dapatkan dari acara tersebut, bahwa semua orang berpeluang untuk menjadi seorang miliuner. Oke, tidak harus miliuner tapi wira usahawan yang berhasil. Asalkan ia gigih, asalkan ia mampu mengambil peluang di depannya, asalkan ia mampu mengambil inspirasi dari sekelilingnya. Bahkan hal yang sederhana sekalipun dapat menjadi sesuatu yang bernilai.
Contoh pertama, seorang ibu rumah tangga yang menjadi seorang tukang manikur. Ia mengamati bahwa untuk perawatan manikur dibutuhkan waktu yang lama, suatu hal yang kurang disukai ibu rumah tangga. Maka ia pun menciptakan suatu peralatan/ramuan manikur yang bisa digunakan hanya dalam waktu kurang dari satu menit. Dan ia pun akhirnya memasarkan manikur buatannya sehingga menjadi pemilik dari suatu perusahaan dengan penghasilan 20 juta dollar US per tahunnya. Satu hal yang membuat saya kagum, bahwa dengan kekayaan yang dimilikinya itu ia tetap hidup sederhana layaknya ibu rumah tangga biasa. Banyaknya uang tidak membuatnya berganti kepribadian seperti kebanyakan orang.
Narasumber kedua adalah seorang guru TK. Ia mengamati bahwa banyak anak-anak kecil yang sering sakit flu karena kebiasaan mainnya. Oleh karenanya ia membuat ramuan herbal dan meracik obat flu yang sangat terkenal di Amerika yaitu Air Bonne. Rumahnya dijadikan sebagai industri rumah tangga untuk membuat obat dalam bentuk tablet yang larut dalam air tersebut. Yang hebat yaitu hanya dengan lima orang karyawan saja ia sanggup mendapat pemasukan sampai 21 juta dollar US setiap tahunnya. Pekerjaan sebagai guru TK masih tetap dijalaninya dan ia tetap hidup sederhana layaknya seorang guru. " Saya hidup biasa saja, keuangan saya kontrol dengan ketat karena kebiasaan saya sebagai seorang guru mengajarkan demikian. Namun saya sekarang tidak memikirkan uang lagi saat mengajar anak-anak, saya lakukan itu karena saya suka anak-anak ", begitu katanya.
Narasumber ketiga seorang ibu rumah tangga yang bahkan lebih hebat lagi yaitu pemilik dari perusahaan bernilai 500 juta dollar US. Ia menjalankan usaha pakaian yang idenya didapatkan saat ibu itu hamil. Ia mengamati bahwa tidak tersedia pakaian dengan model yang cukup bagus untuk ibu-ibu yang sedang hamil. Berawal dari itu ia mengembangkan model pakaian untuk ibu hamil yang tetapmodis dan enak dikenakan oleh ibu hamil saat bekerja. Dua produknya yang terkenal,salah satunya dengan nama " Mimy Maternity " banyak dikenakan dan disukai oleh banyak kalangan dari ibu rumah tangga sampai artis. Karena selain modelnya bagus, harganya juga terjangkau.
Satu hal yang saya dapatkan dari acara tersebut, bahwa semua orang berpeluang untuk menjadi seorang miliuner. Oke, tidak harus miliuner tapi wira usahawan yang berhasil. Asalkan ia gigih, asalkan ia mampu mengambil peluang di depannya, asalkan ia mampu mengambil inspirasi dari sekelilingnya. Bahkan hal yang sederhana sekalipun dapat menjadi sesuatu yang bernilai.

<< Home